Jambore Daerah NTB 2025 Resmi Dibuka, Gubernur Tekankan Kepedulian Lingkungan
Jambore Daerah (Jamda) Nusa Tenggara Barat Tahun 2025 resmi dibuka pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan kepramukaan berskala daerah ini dibuka secara langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat dan diikuti oleh seluruh Kwartir Cabang se-Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan Jambore Daerah ini menjadi wadah silaturahmi, pembinaan, serta penguatan karakter generasi muda melalui gerakan Pramuka. Ribuan peserta dari berbagai kabupaten dan kota tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang sarat dengan nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, Gubernur NTB menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan hidup sebagai upaya mencegah terjadinya bencana alam. Ia menyinggung berbagai bencana yang terjadi di sejumlah daerah, seperti di Sumatra, yang menurutnya menjadi pelajaran penting bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda.
“Melalui gerakan Pramuka ini, kita sangat membutuhkan peran anak-anak muda untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan. Menjaga alam berarti menjaga masa depan,” ujar Gubernur NTB dalam sambutannya.
Gubernur juga mengapresiasi Gerakan Pramuka sebagai organisasi yang konsisten menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan, gotong royong, dan tanggung jawab sosial kepada generasi muda. Ia berharap Jambore Daerah ini mampu melahirkan kader-kader Pramuka yang tidak hanya tangguh dan berkarakter, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap kelestarian alam.
Jambore Daerah NTB 2025 diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran Pramuka sebagai garda terdepan dalam edukasi lingkungan serta pembangunan karakter generasi muda di Nusa Tenggara Barat.
![]()


