
Pesta Literasi MTs Tingkatkan Minat Baca Santri di Yayasan Bahrul Ulum NW Telaga Bagik
TELAGA BAGIK, NAHWA MEDIA – Pesta Literasi MTs menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan budaya membaca di kalangan santri. Melalui kolaborasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik STMIK Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan (SZ NW) Anjani bersama Bale Literasi Lombok Timur, kegiatan bertajuk “PESTA LITERASI MTs” sukses diselenggarakan di Yayasan Bahrul Ulum NW Telaga Bagik.
Kegiatan mengusung tema “Generasi Iqra, Membaca Keren, Kuasai Masa Depan”. Acara dihadiri oleh pengurus yayasan, narasumber literasi, mahasiswa KKN Tematik STMIK SZ NW Anjani, serta seluruh siswa-siswi MTs Yayasan Bahrul Ulum NW Telaga Bagik yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Kelompok KKN Tematik STMIK SZ NW Anjani, Zurrahim. Ia menjelaskan bahwa Pesta Literasi MTs merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam mendorong generasi muda untuk mencintai budaya membaca.
“Literasi bukan hanya sekadar membaca dan menulis, tetapi merupakan fondasi berpikir kritis untuk menghadapi era digital. Kami berharap kegiatan ini memantik semangat adik-adik untuk menjadikan membaca sebagai gaya hidup yang keren,” ujar Zurrahim.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Yayasan Bahrul Ulum NW Telaga Bagik, Muksin QH, S.Ag. Ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Tematik STMIK SZ NW Anjani yang menghadirkan program literasi bagi para santri dan siswa di lingkungan yayasan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas inisiatif adik-adik mahasiswa. Budaya membaca adalah perintah pertama dalam Islam. Semoga dengan adanya Pesta Literasi ini, anak-anak kami semakin termotivasi untuk terus menuntut ilmu dan menguasai masa depan,” ungkap beliau.
Memasuki sesi utama, kegiatan menghadirkan dua narasumber yang membahas pentingnya budaya literasi sejak usia sekolah.
Ketua Bale Literasi Lombok Timur, M. Sulhan Khaer, menyampaikan materi mengenai strategi membangun komunitas membaca yang aktif dan menyenangkan. Ia menekankan bahwa literasi perlu dikemas secara kreatif agar mampu menarik minat generasi muda.
Sementara itu, Andre Saputra, M.Pd membahas pentingnya literasi digital dan kemampuan berpikir kritis di era perkembangan teknologi informasi. Ia mengajak para siswa untuk lebih bijak dalam menerima informasi sekaligus meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berbahasa sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan Pesta Literasi MTs ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, narasumber, pengurus yayasan, dan mahasiswa KKN Tematik STMIK SZ NW Anjani. Mereka membentangkan spanduk kegiatan sambil memperagakan simbol huruf “L” sebagai representasi komitmen bersama dalam menghidupkan budaya literasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KKN Tematik STMIK SZ NW Anjani dan Bale Literasi Lombok Timur berharap Pesta Literasi MTs tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi awal tumbuhnya kebiasaan membaca yang berkelanjutan. Semangat literasi diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berpikir kritis, serta siap menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
baca juga:SMK Ulil Albab NW Gegek Bekali Siswa dengan AI melalui MPLS Ramah 2026
![]()


