Senin, 15 Desember 2025 TP PKK lombok Tengah gelar Demo Masak dan sosialisasi Pendewasaan Usia perkawinan di Desa Barabali Guna menurunkan angka Stunting di Lombok Tengah khususnya Desa Barabali.
Kegiatan ini di hadiri oleh Ketua TP PKK lombok tengah Baiq Nurul Aini Pathul Bahri selaku Ibu bupati lombok Tengah, Ketua Forum GenRe Lombok Tengah, Ketua TP PKK Kecamatan Batukliang, Balai KB Batukliang, TP PKK Desa Barabali, dan siswa SMP/MTs serta Masyarakat Desa Barabali. Dalam kegiatan tersebut di rangkai dengan Demo masak guna mengedukasi para ibu, mana makanan bergizi yang cocok untuk di konsumsi oleh bayi balita dan Pendewasaan Usia Perkawinan guna memberikan edukasi terhadap calon ayah dan ibu supaya tidak menikah di usia anak.
Baiq Nurul Aini Pathul Bahri selaku ketua PT PKK Lombok Tengah dalam sambutan mengatakan bahwa ” Desa Barabali ini terindikasi kasus stunting terbanyak di Kecamatan Batukliang sejumlah 84 Orang anak yang di sebabkan oleh minimnya pengetahuan pola asuh oleh seorang ibu dan pernikahan usia anak yang di lakukan di Desa Barabali. Karena memang kalo di lihat dari jumlah penduduk dan dusunya, terbanyak di Batukliang dengan 23 dusun”. Ujarnya.
Memang betul yang di katakan oleh Ibu Bupati lombok tengah, bahwa kasus stunting di desa Barabali memang di latar belakangi oleh keluarga yang minim teredukasi terkait pola asuh dan pernikahan usia anak yang di lakukan oleh remaja setempat.
Dalam sesi materi M. Zaki Yun Nawawi selaku Ketua Forum GenRe Lombok Tengah dalam penyampaian materinya mengatakan bahwa ” Edukasi terkait Pendewasaan Usia perkawinan ini memang perlu di lakukan sejak dini, bahkan di sekolah pun guru memiliki tanggung jawab untuk memberikan materi atau menyelipkan materi tersebut di sela sesi imtaq pagi sebagai tausiah. Salah satu penyebab dari pernikahan anak adalah kondisi ekonomi keluarga dalam kategori miskin, sehingga solusinya adalah menikahkan anaknya untuk mengurangi beban dalam keluarga”. Ujar M. Zakiyun Nawawi selaku narasumber pada Sosialisasi PUP
Memang benar yang di katakan oleh Zakiyun bahwa, bukan hanya masyarakat desa Barabali saja yang mengalami hal serupa tetapi desa lain di lombok tengah penyebab pernikahan anaknya adalah ekonomi.
Sehingga untuk menurunkan kasus stunting yang semakin bertambah di lombok tengah adalah memutus rantai pernikahan di usia anak dan memberikan edukasi terkait pola asuh bagi ibu balita dan edukasi PUP bagi remaja atau calon ibu dan bapak .
![]()


