Pemahaman Fiqih Generasi Muda menjadi topik utama dalam diskusi keilmuan yang kembali digelar oleh Majlis Ngopi (Ngobrol Perkara Ilmu) di markasnya yang berlokasi di Anjani. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Majlis Ngopi, Ustadz Salman Alfarisi, dengan melibatkan partisipasi aktif kalangan pemuda.
Diskusi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman fiqih generasi muda sebagai bekal dalam menjalani kehidupan sehari-hari sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Dalam suasana yang hangat dan interaktif, para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat dalam tanya jawab serta diskusi kritis yang memperkaya wawasan keislaman mereka.
Ustadz Salman Alfarisi dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pemahaman fiqih generasi muda tidak cukup hanya sebatas teori, melainkan harus mampu diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Hal ini penting mengingat tantangan zaman yang semakin kompleks, sehingga membutuhkan pemahaman agama yang kontekstual dan relevan.
“Fiqih bukan hanya sekadar ilmu yang dipelajari, tetapi harus menjadi pedoman praktis dalam setiap aktivitas kehidupan,” tegasnya di hadapan peserta.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemahaman fiqih generasi muda juga berperan dalam membentuk karakter yang berakhlak, kritis, dan bertanggung jawab. Dengan pemahaman yang baik, generasi muda diharapkan mampu menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Majlis Ngopi berupaya menghadirkan ruang belajar yang produktif dan edukatif. Diskusi keilmuan seperti ini diharapkan dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya memahami agama secara mendalam, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
![]()


