Pendidikan

Soft Skills Gen Z: Dari Pencari Kerja Menjadi Mitra Kolaborasi di Era Industri 4.0

2 Mins read
Ketua Umum Ikatan Doktor Ilmu Manajemen Dr. Jazuli Juwaini (tengah) bersama Direktur Politeknik Tempo Shalfi Andri (ketiga kanan) menandatangani Nota Kesepahaman antara kedua institusi di Perpustakaan Politeknik Tempo, Jakarta, 19 November 2025. Dok. Politeknik Tempo/Dian Ayu

Ketua Umum Ikatan Doktor Ilmu Manajemen Dr. Jazuli Juwaini (tengah) bersama Direktur Politeknik Tempo Shalfi Andri (ketiga kanan) menandatangani Nota Kesepahaman antara kedua institusi di Perpustakaan Politeknik Tempo, Jakarta, 19 November 2025. Dok. Politeknik Tempo/Dian Ayu

Nahwa Media-Soft Skills Gen Z kini menjadi faktor penentu perubahan peran generasi muda dalam dunia kerja. Tidak lagi sekadar datang untuk melamar pekerjaan, Gen Z dituntut mampu hadir sebagai mitra kolaborasi yang adaptif, kreatif, dan bernilai tambah di tengah dinamika industri modern.

Pandangan tersebut mengemuka dalam kegiatan bedah buku 10 Soft Skills untuk Gen Z di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 yang diselenggarakan Politeknik Tempo bekerja sama dengan Ikatan Doktor Ilmu Manajemen (IKADIM) di Jakarta, Rabu, 19 November 2025. Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta itu juga dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman dan disiarkan secara daring melalui kanal YouTube Politeknik Tempo.

Ketua IKADIM, Jazuli Juwaini, menegaskan bahwa percepatan teknologi telah mengubah kebutuhan dunia kerja secara signifikan. Menurutnya, Soft Skills Gen Z seperti komunikasi, kreativitas, kemampuan negosiasi, dan berpikir kritis menjadi fondasi penting agar generasi muda tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu berkontribusi secara strategis.

baca juga: Anak Muda dan Demokrasi Lokal: Antara Politik Viral dan Kebijakan Daerah

“Generasi Z memiliki potensi besar. Namun tanpa kecakapan non-teknis, potensi itu sulit berkembang maksimal. Soft skills inilah yang akan menjadikan mereka penggerak utama bonus demografi Indonesia,” ujar Jazuli.

Direktur Politeknik Tempo, Shalfi Andri, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan IKADIM bertujuan memperkuat pendidikan vokasi agar lebih relevan dengan kebutuhan industri masa kini. Ia menekankan bahwa keseimbangan antara kemampuan teknologi dan kualitas manusia menjadi tuntutan utama era Industri 4.0 dan Society 5.0.

Sesi bedah buku menghadirkan dua penulis, Dingot Hamonangan Ismail dan Joko Nugroho, yang mengulas sepuluh soft skills utama bagi Gen Z. Mulai dari komunikasi efektif, kerja sama tim, manajemen emosi, pengambilan keputusan, hingga pemecahan masalah kompleks.

Dingot menekankan perubahan paradigma yang harus dimiliki generasi muda dalam memandang dunia kerja. “Kalau kalian sudah cakap, nanti datang ke perusahaan bukan untuk melamar pekerjaan, tapi untuk kerja sama proyek,” ujarnya. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Soft Skills Gen Z menjadi kunci untuk membangun relasi kolaboratif antara individu dan dunia industri.

Para penulis berharap buku ini dapat menjadi rujukan bagi dunia pendidikan dan industri dalam memahami kebutuhan kompetensi sumber daya manusia muda. Dengan soft skills yang kuat, Gen Z diharapkan mampu beradaptasi, berinovasi, dan menciptakan nilai bersama di era digital.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan bahwa kemitraan Politeknik Tempo dan IKADIM dapat melahirkan lebih banyak program penguatan kapasitas generasi muda. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi langkah strategis dalam menyiapkan Gen Z yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menjadi mitra pembangunan masa depan.

baca juga: Politeknik Tempo dan IKADIM Gelar Bedah Buku Soft Skills untuk Gen Z


sumber: Tempo.co

Related posts
PendidikanInternasional

Mahasiswi Asal Lombok Timur Tembus Forum Ilmiah Dunia di University of Oxford

1 Mins read
Kabar membanggakan datang dari Lombok Timur. Seorang mahasiswi asal Anjani, Suralaga, Fatimatuzzahro’ Sholehuddin, berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan mempresentasikan…
PesantrenPendidikan

Kunjungan Wakil Menteri di YANMU NW Praya Dorong Sinergi Pendidikan Pesantren

1 Mins read
Lombok Tengah – Kunjungan Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A (Wamen Dikdasmen RI) ke Pondok Pesantren Munirul Arifin NW Praya berlangsung penuh…
Pendidikan

Wabup Lombok Tengah Lepas Keberangkatan Muhamad Daden Pratama ke KTT Asia-Pasifik di Filipina

1 Mins read
PRAYA – Dukungan penuh mengalir dari Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk putra daerah yang berprestasi di kancah internasional. Wakil Bupati Lombok Tengah,…
Berlangganan dengan kami NAHWA MEDIA

Dapatkan Informasi Ter Update Bila Anda Belangganan Dengan Kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *