Duta GenRe NTB Ajak Remaja Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
Mataram, NTB – nahwamedia.id
Pada hari kedua kegiatan Independent Student Camp (ISC GEN IV NTB 2025), yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 pada 28 Oktober 2025 di Taman Budaya Provinsi NTB, suasana semangat begitu terasa.
Ratusan peserta dari SMA, SMK, dan MA se-Nusa Tenggara Barat mengikuti sesi inspiratif bersama Duta GenRe NTB 2024–2027, M. Faisal Al-Gifari, yang membawakan materi seputar Generasi Berencana (GenRe) dengan gaya interaktif dan menyentuh hati.
Mengenal Generasi Berencana (GenRe) dan Peran Duta GenRe NTB
Faisal membuka sesi dengan menyampaikan bahwa menjadi remaja bukan sekadar menjalani masa muda, tetapi juga menanam benih untuk masa depan.
Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan di masyarakat. Melalui penjelasan yang lugas dan permainan edukatif, Duta GenRe NTB ini berhasil membangkitkan antusiasme peserta untuk memahami pentingnya perencanaan hidup sejak dini.
Program Generasi Berencana (GenRe) menekankan tiga nilai utama:
-
Pendewasaan usia perkawinan,
-
Peningkatan kualitas hidup remaja, dan
-
Pembentukan generasi yang sehat dan produktif.
“Remaja bukan hanya masa mencari jati diri, tapi masa membangun arah hidup,” ujar Faisal.
Ia menegaskan, menjadi Duta GenRe NTB bukan soal popularitas, tetapi tentang memberi contoh nyata dan membawa pengaruh positif di lingkungan sekitar.
baca selengkapnya: ISC Gen IV 2025 di gelar 27-29 oktober di taman budaya provinsi NTB
Kesiapan Diri Sebelum Menikah: Pesan Duta GenRe NTB
Dalam sesi berikutnya, M. Faisal Al-Gifari menekankan pentingnya kesiapan sebelum menikah. Menurutnya, pernikahan adalah keputusan besar yang harus dipersiapkan dalam berbagai aspek:
Aspek Kesiapan yang Ditekankan Duta GenRe NTB
-
Kesiapan mental dan emosional, agar pasangan mampu menyelesaikan konflik tanpa kekerasan.
-
Kesiapan finansial, untuk menciptakan kestabilan ekonomi.
-
Kesiapan fisik dan kesehatan, guna mendukung peran sebagai orang tua.
-
Kesiapan sosial, agar mampu beradaptasi dengan lingkungan baru.
-
Kesiapan spiritual, sebagai fondasi membangun keluarga harmonis.
“Menunda pernikahan bukan berarti menolak cinta, tetapi memberi waktu bagi diri untuk tumbuh,” ujar Duta GenRe NTB Faisal Al-Gifari.
Peran Duta GenRe NTB dalam Pencegahan Stunting
Isu stunting menjadi salah satu fokus utama materi. Faisal menjelaskan bahwa stunting bukan hanya faktor genetik, tetapi juga akibat kurang gizi dan pola asuh yang salah.
Melalui permainan “Mitos atau Fakta”, peserta diajak memahami bahwa pola makan dan kesehatan reproduksi berperan besar terhadap tumbuh kembang anak.
“Pencegahan stunting dimulai sejak remaja — dari menjaga pola makan, memperhatikan kesehatan, dan menunda pernikahan,” jelas Duta GenRe NTB itu.
Pentingnya Edukasi Kesehatan Reproduksi untuk Remaja
Selain stunting, Duta GenRe NTB Faisal Al-Gifari juga membahas kesehatan reproduksi remaja. Ia menekankan pentingnya memahami fungsi tubuh, menghormati diri sendiri, dan menghindari perilaku berisiko.
Remaja, kata Faisal, harus berani mencari informasi yang benar agar tidak terjebak dalam mitos di media sosial.
“Menjaga kesehatan reproduksi bukan hanya urusan perempuan, tapi juga laki-laki. Tubuh kita adalah anugerah,” tegasnya.
Video Edukatif “Suara dari Masa Depan” Duta GenRe NTB
Untuk memperkuat pesan moral, Faisal memutar video animasi berjudul “Suara dari Masa Depan”.
Video tersebut menampilkan suara bayi yang berbicara kepada calon orang tuanya, mengingatkan pentingnya kesiapan sebelum menikah dan memiliki anak.
Peserta pun diajak merenungkan tanggung jawab besar dalam membentuk generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas.
Antusiasme Peserta ISC dan Pesan Penutup Duta GenRe NTB
Sesi Duta GenRe NTB M. Faisal Al-Gifari berlangsung penuh semangat dan keakraban.
Peserta FOSISMA aktif dalam sesi tanya jawab dan permainan ringan, banyak di antaranya merasa termotivasi untuk bergabung dalam gerakan GenRe di sekolah mereka.
Kegiatan ini sejalan dengan tema besar FOSISMA NTB 2025, “Menyemai Benih Harapan, Kuatkan Akar Kepemimpinan demi Menciptakan Generasi Muda NTB yang Mendunia.”
Melalui penyampaiannya yang inspiratif, Duta GenRe NTB menegaskan bahwa menjadi pemuda berarti berani berpikir jauh ke depan dan siap bertanggung jawab untuk masa depan bangsa.
baca juga: Hari Kedua ISC GEN IV NTB 2025: Semai Harapan dan Kuatkan Kepemimpinan Generasi Muda NTB
![]()


