
Khairul Akbar(Analis Kebencanaan BPBD Lombok Timur) memberikan simulasi cara menyelamatkan diri dari bencana gempa di depan kantor desa tetebatu
LOMBOK TIMUR — KKN UNW Mataram Gelar Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Bencana di Aula Kantor Desa Tetebatu, Selasa (8/9/2026). Kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram Kelompok 20 Desa Tetebatu tersebut mengusung tema “Bersama Membangun Desa Siap Bencana”.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKN UNW Mataram Kelompok 20 yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Desa Tetebatu.
Desa Tetebatu merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi risiko bencana, seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. Kondisi geografis desa yang berada di kawasan lereng atau kaki Gunung Rinjani menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNW Mataram menghadirkan dua narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur, yakni Halil Bisri selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan serta Khairul Akbar selaku Analis Kebencanaan BPBD Lombok Timur.

Khairul Akbar(Analis Kebencanaan BPBD Lombok Timur). memberikan simulasi cara menyelamatkan orang yang terluka pada saat bencana
Halil Bisri memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Materi yang disampaikan diharapkan dapat membantu masyarakat memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana.
Sementara itu, Khairul Akbar memberikan materi mengenai pertolongan pertama dan cara menyelamatkan diri ketika terjadi bencana. Peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti simulasi pertolongan pertama secara langsung sebagai bagian dari rangkaian sosialisasi dan simulasi tanggap bencana.
Simulasi tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan karena peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai tindakan yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.
Kegiatan KKN UNW Mataram Gelar Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Bencana ini diikuti oleh sejumlah unsur masyarakat Desa Tetebatu, di antaranya siswa sekolah, anggota Badan Keamanan Desa (BKD), guru, perangkat desa, serta para kepala wilayah di Desa Tetebatu.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNW Mataram Kelompok 20 berharap pengetahuan mengenai kebencanaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya masyarakat Desa Tetebatu yang lebih siap, tanggap, dan mampu melakukan langkah awal ketika menghadapi bencana.
![]()


