Lombok Tengah – Dalam rangka menyemarakkan datangnya Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Ikatan Remaja/i Masjid Nurul Ittihad (IKRAMANI) Desa Sengkerang berkolaborasi dengan Karang Taruna Gema Cipta Desa Sengkerang Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah menggelar kegiatan Lomba Gema Takbir yang dipusatkan di Lapangan Umum Masjid Nurul Ittihad Desa Sengkerang.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Remaja Masjid Nurul Ittihad Sengkerang, Ustadz Zaenal Husni QH. bersama Ketua Karang Taruna Gema Cipta Desa Sengkerang, Jayang Rane, S.H. Kolaborasi kedua organisasi kepemudaan ini bertujuan untuk memeriahkan suasana Ramadan hingga malam takbiran sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan Musabaqoh Al-Qur’an pada malam Jumat, 13 Maret 2026 yang berlangsung khidmat. Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Sengkerang, para kepala dusun, tokoh masyarakat, para donatur, serta seluruh pengurus IKRAMANI dan Karang Taruna Gema Cipta.
Musabaqoh Al-Qur’an menjadi salah satu mata lomba utama yang digelar selama lima malam, mulai malam 22 hingga 26 Ramadan. Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Tadarusan tingkat SD/SMP, Da’i Cilik tingkat SD, Tahfidz ayat-ayat pendek tingkat SD, Azan tingkat SD, Fashion Show Islami
Selain itu, panitia juga menggelar Lomba Takbir Keliling yang dipadukan dengan Miniatur Islami serta Lomba Takbir yang akan dilaksanakan pada malam 1 Syawal 1447 H. Peserta takbir keliling akan memulai perjalanan dari wilayah Barat Kebon Datu dan finish di Lapangan Umum Masjid Nurul Ittihad Desa Sengkerang.
Dalam lomba miniatur dan takbir keliling, panitia menetapkan beberapa kriteria penilaian, di antaranya kerapihan miniatur, kekompakan kafilah, serta keindahan dan semangat gema takbir yang dibawakan oleh peserta.
Hingga memasuki hari kedua Musabaqoh Al-Qur’an, kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Lapangan Masjid Nurul Ittihad dipenuhi oleh antusiasme anak-anak, remaja, hingga para orang tua yang datang menyaksikan perlombaan.
Panitia berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dengan meriah hingga malam takbiran, sekaligus menjadi momentum pembinaan generasi muda yang cinta Al-Qur’an serta mampu menghidupkan syiar Islam di Desa Sengkerang.
“Semoga kegiatan ini terus diramaikan oleh adik-adik, kakak-kakak, ibu-ibu, dan bapak-bapak masyarakat Sengkerang hingga malam takbiran nanti saat pembagian juara,” harap panitia penyelenggara.
Melalui kegiatan Gema Takbir 1 Syawal 1447 H, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman semakin tumbuh di tengah masyarakat Desa Sengkerang, sekaligus menjadikan Ramadan dan Idul Fitri sebagai momentum mempererat persaudaraan dan syiar Islam.
Penulis: habib husaeni
![]()


