Nahwa Media-Pendidikan Perlindungan Manusia menjadi landasan utama dalam Seminar “Kekerasan dan Perlindungan Manusia” yang diselenggarakan Universitas Gunung Rinjani (UGR) pada Senin, 29 Desember 2025, bertempat di Gedung Lantai 2 UGR. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta undangan yang memiliki kepedulian terhadap isu kemanusiaan dan pendidikan karakter.
Seminar ini dirancang sebagai ruang pembelajaran nilai untuk meningkatkan kesadaran sivitas akademika tentang berbagai bentuk kekerasan, mulai dari kekerasan fisik, psikis, seksual, hingga kekerasan berbasis digital yang kian marak di lingkungan sosial dan akademik. Melalui pendekatan pendidikan perlindungan manusia, peserta diajak memahami bahwa kampus bukan hanya pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan nilai kemanusiaan.
Para narasumber menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda kekerasan sejak dini, memahami hak-hak korban, serta mengetahui mekanisme bantuan dan perlindungan hukum yang dapat diakses. Pemahaman ini dinilai sebagai bagian dari pendidikan moral yang harus dimiliki setiap insan akademik.
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, peserta didorong untuk lebih peka, berempati, dan berani bersikap terhadap segala bentuk kekerasan. Keberanian melapor dan kepedulian terhadap sesama dipandang sebagai wujud nyata implementasi nilai pendidikan perlindungan manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Universitas Gunung Rinjani menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan kampus yang aman, bermartabat, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Kampus tidak hanya bertugas mencetak lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki kesadaran sosial dan tanggung jawab moral.
Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan pendidikan perlindungan manusia dapat tertanam kuat dalam diri mahasiswa sebagai bekal membangun masyarakat yang adil, beradab, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
![]()


