Tradisi Tetaring HULTAH ke-90 NWDI di Anjani: Ribuan Warga Gotong royong
Lombok Timur – Tradisi pemasangan tetaring kembali digelar di Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, pada Minggu (21/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan peringatan Hari Ulang Tahun Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) ke-90.
Sejak pagi, ribuan warga Nahdlatul Wathan (NW) dari berbagai penjuru Pulau Lombok hingga Sumbawa memadati lokasi. Mereka bergotong-royong memasang tetaring atau tenda besar yang menjadi ciri khas setiap perayaan HULTAH NWDI.
Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun sejak masa pendiri organisasi NW, TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid, yang kini telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional asal Nusa Tenggara Barat. Hingga kini, semangat kebersamaan mereka tetap terjaga sebagai warisan perjuangan sang Maulana Syaikh.
“Alhamdulillah dari Maulana Syaikh masih hayat sampai sekarang saya selalu ikut bergotong royong membuat tetaring, dan saya sangat senang karena banyak bertemu dengan teman-teman saya Ma’had sewaktu dulu,” ujar salah seorang warga sambil tersenyum.
baca juga: lestarikan tradisi jelang hultah ke-90 madrasah nwdi
Menariknya, seluruh biaya maupun bahan dalam pembangunan tetaring ini murni berasal dari swadaya masyarakat Nahdlatul Wathan. Tidak ada campur tangan sponsor besar atau bantuan pemerintah. Hal ini dianggap sebagai wujud nyata pengabdian dan cinta warga NW terhadap organisasi serta ajaran pendirinya.
Pemasangan tetaring tidak hanya menjadi aktivitas persiapan teknis, tetapi juga sarana silaturahmi antarwarga NW. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat gotong royong terasa di setiap sudut lapangan.
Dengan rampungnya tradisi pemasangan tetaring, masyarakat kini menantikan puncak peringatan HULTAH NWDI ke-90 yang diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah di Indonesia.
baca berita lainnya: bahu-membahu warga NW hasilkan tetaring raksasa di Anjani
![]()


