Wisuda XXVIII IAIH NW Lombok Timur: Rektor Tegaskan Wisuda Bukan Akhir, Tetapi Gerbang Pengabdian
Mataram, NTB — Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan (IAIH NW) Lombok Timur menggelar Wisuda XXVIII Program Sarjana pada Kamis, 06 November 2025 bertempat di Lombok Raya Hotel Mataram. Ratusan wisudawan dan keluarga memenuhi ballroom utama untuk menyaksikan momen bersejarah pengukuhan sarjana dari berbagai fakultas.
Acara dimulai dengan pembukaan yang khidmat melalui pembacaan Surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan Shalawatan Nahdlatain dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu, seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan IAIH NW Lombok Timur, Mars Nahdlatul Wathan, dan Indonesia Raya sebagai simbol semangat kebangsaan dan kecintaan pada organisasi.
Sidang Senat Terbuka dipimpin langsung oleh Rektor IAIH NW Lombok Timur, TGH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, Lc., M.Pd.I. Hadir pula para Wakil Rektor I, II, III, dan IV, perwakilan Kopertais Wilayah XIV, serta para dekan Fakultas Tarbiyah, Fakultas Dakwah, dan Fakultas Syariah.
Surat keputusan kelulusan dibacakan oleh Wakil Rektor I, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan wisudawan.
Pada kesempatan tersebut, kampus juga mengumumkan enam wisudawan terbaik dengan IPK tertinggi dari masing-masing program studi:
1.Putri Indah Permata Hati, S.Pd. – IPK 3,95 (Prodi Pendidikan Bahasa Arab – Fakultas Tarbiyah)
2.Taufikurrahman, S.Pd. – IPK 3,93 (Prodi Pendidikan Agama Islam – Fakultas Tarbiyah)
3.Moh. Nurwahyudin Al-Wathoni, S.Sos. – IPK 3,92 (Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam – Fakultas Dakwah)
4.Nuriati Adawiyah, S.H. – IPK 3,86 (Prodi Hukum Ekonomi Syariah – Fakultas Syariah)
5.Lizatunnafis, S.Pd. – IPK 3,88 (Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah – Fakultas Tarbiyah)
6.Ahmad Muhajir, S.H. – IPK 3,78 (Prodi Hukum Keluarga Islam – Fakultas Syariah)
Dalam sambutannya yang menyentuh hati, Rektor menyampaikan pesan penuh motivasi:
“Pada hari ini adalah hari istimewa. Hari di mana perjuangan panjang akhirnya berbuah manis. Di balik toga dan senyum yang kalian kenakan hari ini, ada cerita perjuangan, ada malam-malam panjang berisi doa dan air mata. Ada orang tua yang berhemat agar biaya kuliah terbayar, ada dosen yang bersabar membimbing kalian menuju pemahaman. Wisuda bukan sekadar acara seremonial, tetapi penghargaan atas kerja keras, kesabaran, dan doa.”
Beliau melanjutkan:
“Namun izinkan saya mengatakan, wisuda bukanlah akhir perjalanan. Ini adalah gerbang baru untuk pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat, agama, nusa dan bangsa.”
Rektor juga menyampaikan pesan dari Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid:
“Beliau mengajak kita untuk terus menyalakan api pendidikan, membuka pintu ilmu di mana pun berada. karena Ilmu yang tidak dibagikan ibarat lampu di bawah meja, cahayanya tidak memberi manfaat bagi siapa pun.”
Rektor mengingatkan tantangan era digital:
“Dunia sekarang bergerak cepat. Kita hidup di era teknologi — era Revolusi Industri 4.0 bahkan menuju 5.0. Kita tidak boleh tertinggal dan tidak boleh kehilangan arah dan nilai.”
Acara berlanjut dengan pengambilan sumpah dan bai’at wisudawan/wisudawati yang dipimpin langsung oleh Rektor IAIH NW Lombok Timur.
Doa penutup dipimpin oleh TGH. Zaini Abdul Hannan, Lc., M.Pd.I selaku Wakil Rektor II.
Wisuda ditutup dengan foto bersama senat dan keluarga sebagai simbol apresiasi atas perjuangan dan keberhasilan para lulusan.
baca juga: YUDISIUM IAIH NW LOTIM
![]()


