LocalSosial

Antisipasi Cuaca Ekstrem NTB, Pemprov Lindungi Sentra Pangan Rinjani dan Tambora

1 Mins read

Nahwa Media-Antisipasi Cuaca Ekstrem NTB terus diperkuat oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat guna menghadapi potensi gangguan iklim di kawasan sentra produksi pangan, khususnya di wilayah lereng Gunung Rinjani dan Gunung Tambora.

Langkah ini diambil berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai bentuk kesiapsiagaan dini demi menjaga keselamatan masyarakat serta keberlanjutan sektor pertanian daerah.

Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, menjelaskan bahwa pemerintah menyiapkan lima strategi utama dalam upaya antisipasi cuaca ekstrem NTB, yakni penguatan sistem peringatan dini, pemetaan wilayah rawan bencana, perlindungan sektor pertanian, kesiapan evakuasi dan logistik, serta peningkatan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

Dalam implementasinya, BPBD dan Dinas PUPR NTB melakukan pemetaan terhadap daerah rawan banjir, longsor, serta jalur vital yang berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi, agar penanganan darurat dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Sektor pertanian menjadi perhatian utama dalam program antisipasi cuaca ekstrem NTB. Pemerintah mendorong petani menyesuaikan jadwal tanam, memperkuat sistem drainase lahan, serta menerapkan langkah mitigasi erosi untuk menjaga stabilitas produksi pangan daerah.

Selain itu, kesiapan logistik dan skema evakuasi telah disiapkan apabila terjadi bencana. Unsur pemerintah daerah, termasuk Dinas Sosial dan BPBD, disiagakan guna memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi.

Pemerintah Provinsi NTB juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar tetap waspada serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG sebagai bagian dari upaya antisipasi cuaca ekstrem.

baca juga: Al-Ghazali dan Uang


Foto hanya ilustrasi AI                                                                                                                                                                                                                        Sumber: ntbprov.go.id   

Related posts
Sosial

Koordinasi Lemah, LKKKPD Lotim Kritik Keras Kinerja SPPI Lombok Timur dalam Program MBG

1 Mins read
Lombok Timur – Lembaga Kajian dan Kritik Kebijakan Publik Daerah (LKKKPD) melontarkan kritik keras terhadap kinerja Satuan Pelaksana Program dan Inovasi (SPPI)…
Sosial

PENGOBATAN DAN CEK KESEHATAN GRATIS MERIAHKAN HARI KESEHATAN SEDUNIA 2026

1 Mins read
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada tanggal 7 April 2026, Karang Taruna Desa Kadindi menyelenggarakan kegiatan pengobatan dan cek…
Local

Pengelolaan Sampah Kian Memburuk, Pemuda Suralaga Sampaikan Masukan ke Pemerintah Desa

1 Mins read
Pengelolaan sampah di Desa Suralaga, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, dinilai belum berjalan maksimal. Sejumlah persoalan seperti kerusakan fasilitas hingga keterlambatan gaji petugas…
Berlangganan dengan kami NAHWA MEDIA

Dapatkan Informasi Ter Update Bila Anda Belangganan Dengan Kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *