Aplikasi SETARA Pemuda NW: Langkah Digitalisasi Pemuda Lombok Timur Menuju Era Baru
Lombok Timur – Nahwa Media || Aplikasi SETARA Pemuda NW menjadi pusat perhatian dalam Musyawarah Cabang Bersama (Muscab) Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) se-Lombok Timur yang berlangsung pada Minggu (23/11). Di tengah semangat sinergisitas pemuda menuju Lombok Timur Smart, peluncuran aplikasi ini bukan sekadar simbol inovasi, tetapi babak baru transformasi digital organisasi kepemudaan terbesar di Lombok Timur.
Acara yang digelar penuh energi itu menghadirkan Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, yang tidak hanya membuka kegiatan secara resmi, tetapi juga meluncurkan Aplikasi SETARA Pemuda NW (Sistem Elektronik Terintegrasi Anggota dan Relasi) secara simbolis. Di hadapan ratusan pemuda, Edwin menghadirkan optimisme bahwa digitalisasi adalah kunci percepatan produktivitas pemuda daerah.
Digitalisasi sebagai Fondasi Kekuatan Pemuda
Dalam sambutannya yang kuat dan penuh penekanan, Wabup Edwin menegaskan bahwa perubahan zaman menuntut pemuda NW untuk lebih adaptif. Baginya, kepemimpinan bukan lagi soal siapa yang paling kuat, tetapi siapa yang mampu berbagi peran dan membaca arah kebijakan nasional.
“Kami tidak lebih pintar dari rekan semua, cuma mungkin lebih utamanya dari sisi pendidikan. Nasional pendidikan kita sekarang sudah mulai bertransformasi,” ujarnya.
Sebagai warga kehormatan tertua Pemuda NW, Edwin berbicara bukan hanya sebagai pejabat, tetapi sebagai figur yang merasa berkewajiban membimbing anak muda Lombok Timur.
Ia menjelaskan berbagai program strategis nasional yang kini masuk ke Lombok Timur—mulai dari Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, revitalisasi sekolah, hingga bantuan makanan bergizi bernilai triliunan rupiah. Semua program itu, katanya, akan menjadi peluang besar jika pemuda siap terlibat aktif.
baca juga: Musyawarah Kerja Daerah Pemuda NW Lombok Tengah Digelar, Bahas Arah Gerakan Periode 2025–2028
Kesiapan Menghadapi Bonus Demografi 2045
Wabup Edwin juga mengingatkan bahwa Lombok Timur harus bersiap menghadapi Bonus Demografi. “Jika usia produktif kita tidak terserap oleh lapangan pekerjaan, bonus ini bisa jadi bencana,” tegasnya.
Momentum inilah yang mendorong pentingnya Aplikasi SETARA Pemuda NW sebagai basis data yang akurat untuk mengetahui penyebaran potensi, minat, dan kapasitas pemuda hingga ke tingkat desa. Dengan data yang rapi, kolaborasi antara pemuda dan pemerintah daerah bisa terjalin lebih efektif.
“Saya support itu betul tentang data ini. Jika data sudah ada, kolaborasi itu,” tegasnya, menjanjikan dukungan penuh Pemda dalam pendataan dan penguatan sistem.
Aplikasi SETARA: Peta Potensi Pemuda dari Daerah Hingga Desa
Aplikasi SETARA Pemuda NW dirancang sebagai single data system yang memuat keanggotaan, potensi, dan relasi organisasi. Dengan sistem yang terintegrasi, Pemuda NW dapat:
-
Memetakan potensi SDM di seluruh kecamatan dan desa
-
Mempercepat pembentukan dan pembinaan pengurus
-
Menguatkan basis organisasi melalui data real time
-
Mendorong kolaborasi program dengan pemerintah daerah
Peluncuran aplikasi ini menunjukkan bahwa Pemuda NW siap beradaptasi dengan perkembangan digital dan tidak lagi bergantung pada sistem administrasi manual.
Sinergi Organisasi Menuju Lombok Timur Smart
Ketua PD Pemuda NW Lombok Timur, Abdul Qadir Jaelani, menyambut dukungan pemerintah dengan rasa syukur dan optimisme. Ia menyebut Muscab Bersama kali ini sengaja dipercepat untuk mendorong percepatan pembentukan pengurus cabang di 21 kecamatan sebelum Desember. Tidak hanya itu, pembentukan pengurus anak cabang hingga tingkat desa juga menjadi prioritas utama organisasi.
“Kami ambil tema sinergitas Pemuda NW dalam pemberdayaan masyarakat menuju Lombok Timur Smart, karena kami ingin bergerak sejalan dengan arah Pemda,” ungkapnya.
Baginya, Aplikasi SETARA Pemuda NW akan menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang kuat dan berbasis data.
Kisah di Balik Perubahan: Pemuda yang Siap Bangkit
Di balik suasana resmi, Muscab ini memancarkan energi baru. Para pemuda yang hadir terlihat antusias saat aplikasi SETARA diperkenalkan. Banyak di antara mereka merasa bahwa digitalisasi selama ini menjadi hal yang tertunda—dan kini akhirnya bisa diwujudkan.
Atmosfer acara memperlihatkan bahwa Pemuda NW tidak hanya ingin mengikuti perubahan, tetapi ingin mengambil bagian dalam memimpinnya. Mereka menyadari bahwa masa depan Lombok Timur akan sangat dipengaruhi oleh kemampuan pemudanya dalam memahami teknologi dan data.
baca juga: Wabup Lombok Timur Edwin Hadiwijaya Luncurkan Aplikasi SETARA untuk Digitalisasi Pemuda NW
![]()


