Nahwa Media-Beasiswa anak yatim Lombok Tengah kembali digulirkan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dengan menyasar santri penghafal Al-Qur’an yang ingin melanjutkan pendidikan ke fakultas kedokteran. Program ini menjadi salah satu kebijakan daerah yang fokus pada pemerataan akses pendidikan tinggi.
Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menyampaikan bahwa program tersebut dirancang untuk membuka peluang bagi anak yatim berprestasi agar dapat menempuh pendidikan di bidang kesehatan tanpa terkendala biaya.
Menurutnya, keberadaan dokter dari latar belakang pesantren diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan masyarakat sekaligus membawa nilai moral dalam praktik profesi.
Program beasiswa anak yatim Lombok Tengah ini mencakup pembiayaan pendidikan dan pendampingan akademik. Peserta dipilih melalui proses seleksi yang mempertimbangkan hafalan Al-Qur’an, prestasi belajar, serta kesiapan mengabdi di daerah setelah lulus.
Pemerintah daerah menilai kebijakan ini sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia jangka panjang, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di wilayah Lombok Tengah dan sekitarnya.
baca juga: Ribuan Santri NW Se-Lombok Tengah Padati Anjani, Ikuti Pengijazahan Doa Ujian Tahap Dua
![]()


