Nahwa Media-KKN Unram 2025 resmi dimulai dengan diterjunkannya sebanyak 2.591 mahasiswa Universitas Mataram ke berbagai desa dan kelurahan di Pulau Lombok. Program pengabdian masyarakat ini akan berlangsung selama periode Desember 2025 hingga Februari 2026 dan mencakup 256 desa dan kelurahan di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Pelepasan mahasiswa KKN Unram 2025 dilaksanakan di Lapangan Rektorat Universitas Mataram. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa berbasis kebutuhan masyarakat.
Pada pelaksanaan tahun ini, KKN Unram mengusung tema “Desa Berdaya, Program Berdampak: KKN-PMD dengan Pilar Empathy dan Curiosity”. Tema tersebut menekankan pentingnya empati sosial serta kepekaan mahasiswa dalam menggali potensi lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Sebaran peserta KKN Unram 2025 paling banyak berada di Kabupaten Lombok Timur, dengan lebih dari seribu mahasiswa yang ditempatkan di ratusan desa. Wilayah lain seperti Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara, hingga Kota Mataram juga menjadi lokasi pengabdian mahasiswa dengan jumlah dan cakupan desa yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
Selain program KKN reguler, Universitas Mataram turut menjalankan program KKN Desa Berdaya. Program ini difokuskan pada penguatan Sistem Informasi Desa sebagai bagian dari upaya modernisasi tata kelola pemerintahan desa. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Unram dan Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan melibatkan ratusan mahasiswa di puluhan desa.
Melalui KKN Unram 2025, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai edukatif, sosial, dan pembangunan bagi masyarakat desa.
baca juga: Islah Organisasi Keagamaan sebagai Resolusi Konflik: Refleksi dari NU untuk Bulan Bintang Sinar Lima
![]()


