
foto bersama peserta LK 1 HMI Komisariat Nurcholish Madjid, sumber foto:daden/nahwa mediadia
Nahwa Media-LK 1 HMI Komisariat Nurcholish Madjid tahun ini menjadi ruang pembentukan diri yang penuh makna bagi para mahasiswa yang ingin meneguhkan arah hidupnya. Selama empat hari, para peserta tidak hanya mengikuti materi organisasi, tetapi juga menjalani rangkaian aktivitas yang mengasah kesadaran spiritual dan intelektual mereka. Bertempat di lingkungan Pondok Pesantren Al-Amin NW Dasan Lian yang tenang, suasana pelatihan seolah mengajak peserta untuk merenungi kembali tujuan menjadi bagian dari gerakan mahasiswa Islam.
Banyak peserta mengaku merasakan perubahan cara pandang setelah mengikuti setiap sesi. Nilai-nilai dasar HMI yang dipelajari—mulai dari keislaman, keindonesiaan, hingga keilmuan—mendorong mereka memahami bahwa menjadi insan cita bukan hanya identitas, tetapi perjalanan panjang membentuk karakter. Panitia menggambarkan proses ini sebagai momentum “bangkitnya kesadaran,” sebuah titik awal di mana mahasiswa belajar mengenali peran sosialnya di kampus dan masyarakat.
Di penghujung kegiatan, tiga peserta dinobatkan sebagai Best Participant: Muhamad Daden Pratama, Muhammad Habib Tantowi Jauhari, dan Syifaul Imtihani. Penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, tetapi cerminan dedikasi mereka selama proses pembelajaran. Ketua Umum Heru Kurniawan S.H. menyampaikan harapannya agar seluruh peserta terus membawa semangat keilmuan dan integritas ke dalam kehidupan sehari-hari sebagai kader muda HMI.
baca juga: MUSCAM KNPI Lombok Timur Digelar Serentak, Penguatan Struktur Organisasi Hingga Akar Rumput
![]()


