Nahwa Media_Mujahadah Kubro NU menjadi momentum spiritual dan kebangsaan yang penuh makna saat Presiden Prabowo Subianto hadir langsung di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (08/02/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka refleksi satu abad perjalanan Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga persatuan, keutuhan, dan masa depan bangsa.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa NU sejak awal berdiri telah menjadi pilar penting dalam sejarah Indonesia. Peran para kiai dan ulama, menurut Presiden, bukan hanya dalam dakwah keagamaan, tetapi juga dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan merawat persatuan nasional.
“Menyatunya ulama dan negara adalah kekuatan besar bangsa ini untuk melangkah menuju kejayaan masa depan,” ujar Presiden di hadapan ribuan jamaah Mujahadah Kubro NU yang memadati stadion.
Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi seluruh rakyat Indonesia sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945. Ia menekankan bahwa negara tidak akan ragu dalam memberantas korupsi, penipuan, manipulasi, serta segala bentuk penggarongan terhadap kekayaan rakyat.

foto: Pak Presiden Menyapa Para Jamaah
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah terus menghadirkan kebijakan nyata bagi kesejahteraan masyarakat, mulai dari ketersediaan pupuk terjangkau bagi petani, upaya swasembada beras, hingga penguatan program makan bergizi gratis (MBG), penciptaan lapangan kerja, pembangunan industri nasional, serta penyediaan rumah layak dan terjangkau.
Melalui Mujahadah Kubro NU ini, semangat kebersamaan antara ulama, umat, dan negara kembali diteguhkan sebagai fondasi membangun Indonesia yang adil, makmur, dan berkeadaban.
![]()


