Pendidikan

Puncak Hari Disabilitas Sedunia 2025 Dirayakan Inklusif dan Berdaya di Era Digital

1 Mins read

Nahwa Media-Puncak Hari Disabilitas Sedunia 2025 dirayakan penuh semangat, harapan, dan keceriaan bersama anak-anak luar biasa di SLBN 1 Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu, 13 Desember 2025. Mengusung tema “Inklusif, Aman, dan Berdaya di Era Digital”, kegiatan ini menjadi ruang aman bagi anak-anak disabilitas untuk mengekspresikan diri dan mengenali kekuatan yang ada dalam diri mereka.

Anak-anak yang hadir dalam perayaan ini adalah pribadi-pribadi yang kuat. Setiap hari mereka rajin belajar, berproses, dan terus berusaha memahami kapasitas serta kemampuan diri mereka sendiri. Melalui kegiatan ini, mereka diajak untuk percaya bahwa setiap anak memiliki potensi dan kekuatan yang unik.

Dalam suasana yang hangat dan inklusif, pesan-pesan penting tentang literasi dan keamanan digital turut disampaikan. Anak-anak diajak untuk menggunakan kekuatan diri mereka dalam membasmi berbagai masalah di dunia digital, seperti perundungan, penipuan, dan konten negatif. Dunia digital, ditekankan dalam kegiatan ini, harus menjadi ruang yang aman dan memberdayakan.

PKPA (Pusat Kajian dan Perlindungan Anak) menyampaikan komitmennya untuk terus menjaga dan mengawal dunia digital agar tetap ramah anak. Tidak hanya itu, anak-anak juga diajak untuk ikut berpartisipasi menjaga keamanan digital melalui langkah-langkah sederhana, di antaranya:

  1. Tidak berbicara atau berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal di internet

  2. Tidak mengirim foto atau informasi pribadi yang bersifat rahasia

  3. Melaporkan kepada orang dewasa jika menemukan konten atau berita yang membuat merasa takut, kecil, atau tidak berharga

Pesan utama yang terus digaungkan dalam Puncak Hari Disabilitas Sedunia 2025 ini adalah bahwa internet seharusnya menjadi tempat untuk merasa berharga, dihargai, dan bahagia—bukan ruang yang menimbulkan rasa takut atau ragu untuk berekspresi.

“Setiap anak itu luar biasa,” menjadi kalimat penutup yang menggema dalam kegiatan tersebut. Perayaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bahwa inklusi, keamanan, dan keberdayaan digital adalah hak semua anak, tanpa terkecuali.

baca juga: Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Lombok Tengah Galang Dana untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatra

Related posts
PendidikanInternasional

Mahasiswi Asal Lombok Timur Tembus Forum Ilmiah Dunia di University of Oxford

1 Mins read
Kabar membanggakan datang dari Lombok Timur. Seorang mahasiswi asal Anjani, Suralaga, Fatimatuzzahro’ Sholehuddin, berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan mempresentasikan…
PesantrenPendidikan

Kunjungan Wakil Menteri di YANMU NW Praya Dorong Sinergi Pendidikan Pesantren

1 Mins read
Lombok Tengah – Kunjungan Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A (Wamen Dikdasmen RI) ke Pondok Pesantren Munirul Arifin NW Praya berlangsung penuh…
Pendidikan

Wabup Lombok Tengah Lepas Keberangkatan Muhamad Daden Pratama ke KTT Asia-Pasifik di Filipina

1 Mins read
PRAYA – Dukungan penuh mengalir dari Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk putra daerah yang berprestasi di kancah internasional. Wakil Bupati Lombok Tengah,…
Berlangganan dengan kami NAHWA MEDIA

Dapatkan Informasi Ter Update Bila Anda Belangganan Dengan Kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *