LocalPendidikanPesantrenSantriSosial

Siapkan Santri Jadi Penggerak Media, Ponpes Ahlussunnah NW Otak Kebon Gelar Workshop Literasi Digital

1 Mins read

foto bersama para pemateri dan para santri Pondok Pesantren Ahlussunnah NW Otak Kebon setelah kegiatan workshop(foto:nahwa media)

Lombok Timur–Pondok Pesantren Ahlussunnah NW Otak Kebon menggelar Workshop Literasi Digital bertema “Transformasi Santri Menjadi Penggerak Media Kreatif” pada Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali santri dengan kemampuan jurnalistik, fotografi dan videografi, serta desain grafis agar mampu menghasilkan konten yang positif, kreatif, dan bermanfaat.

Workshop dibuka oleh Pimpinan Ponpes Ahlussunnah NW Otak Kebon, Ustadz Muhammad Zaki, QH., M.Ag. Dalam sambutannya, ia mengajak para santri memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah dan penyebaran informasi yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Ustadz Muhammad Zaki, QH., M.Ag.

“Santri harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Gunakan media digital untuk menyebarkan ilmu, dakwah, dan hal-hal yang bermanfaat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan santri menghadapi perkembangan teknologi dan media.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Fata Institute, Nahwa, dan Santri Jurnalis yang telah memilih pondok kami sebagai lokasi pelatihan. Semoga kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut melalui pembinaan yang berkesinambungan agar kemampuan santri semakin berkembang” katanya.

Muhammad Zaki juga berharap semakin banyak madrasah dan pondok pesantren di Lombok yang menyelenggarakan kegiatan serupa sehingga semakin banyak santri yang memiliki kemampuan di bidang media digital.

“Saya mengajak madrasah dan pondok pesantren lainnya untuk mulai mengadakan pelatihan seperti ini. Literasi digital menjadi bekal penting bagi santri agar mampu berdakwah dan berkarya secara positif di era digital,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Fata Institute, Nahwa, dan Santri Jurnalis. Materi disampaikan oleh Muhammad Daden Pratama tentang Dasar-Dasar Jurnalistik, Muhammad Alfi Siddiq Axelo tentang Foto dan Videografi, serta Edy Humaidi tentang Desain Grafis.

Selama pelatihan, para santri belajar menulis berita, mengambil foto dan video, serta membuat desain untuk media sosial. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Melalui workshop ini, diharapkan lahir santri yang tidak hanya menguasai ilmu keagamaan, tetapi juga mampu menjadi penggerak media kreatif yang menyebarkan informasi positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Related posts
Local

Kuliner Lokal NTB, Semangkuk Rasa yang Menggerakkan Ekonomi Daerah

2 Mins read
Nahwa Media-Aroma rempah yang mengepul dari panggangan ayam taliwang mulai memenuhi udara sore di kawasan Mandalika. Di beberapa sudut festival, wisatawan tampak…
FiqihSosial

Pemahaman Fiqih Generasi Muda: Diskusi Keilmuan Majlis Ngopi di Anjani

1 Mins read
Pemahaman Fiqih Generasi Muda menjadi topik utama dalam diskusi keilmuan yang kembali digelar oleh Majlis Ngopi (Ngobrol Perkara Ilmu) di markasnya yang…
Local

Pengobatan dan Cek Kesehatan Gratis Desa Kadindi Meriahkan Hari Kesehatan Sedunia 2026

1 Mins read
Pengobatan dan cek kesehatan gratis Desa Kadindi sukses dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Karang Taruna…
Berlangganan dengan kami NAHWA MEDIA

Dapatkan Informasi Ter Update Bila Anda Belangganan Dengan Kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *