Lombok Timur — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Selong menyampaikan sikap atas meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang terjadi di kawasan Timur Tengah. HMI Cabang Selong menilai konflik yang terus berkembang tidak hanya berkaitan dengan kepentingan geopolitik, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan, pelestarian bangsa, serta kebebasan masyarakat dalam menjalankan keyakinannya.
Dalam pernyataan resminya, HMI Cabang Selong mengungkapkan situasi yang semakin memanas dalam beberapa waktu terakhir. Ketegangan antara kedua negara bahkan telah melibatkan berbagai aksi militer yang berpotensi memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.
Menurut HMI Cabang Selong, kondisi tersebut berisiko memicu situasi keamanan global dan dapat berdampak pada stabilitas dunia. Meluasnya konflik yang terjadi akan membawa konsekuensi besar tidak hanya bagi negara-negara di kawasan, tetapi juga bagi masyarakat internasional.
Sebagai organisasi kader umat dan bangsa, HMI Cabang Selong menilai bahwa konflik yang dipicu oleh intervensi kekuatan besar berpotensi memperkeruh keadaan serta memecah persatuan umat Islam di berbagai wilayah dunia.
Selain itu, HMI Cabang Selong juga menyoroti sejarah panjang hubungan Iran dan Amerika Serikat yang sering mencatat ketegangan politik maupun aksi militer. Dinamika hubungan kedua negara tersebut dinilai sering menjadi salah satu faktor yang membahayakan stabilitas kawasan Timur Tengah.
Oleh karena itu, HMI Cabang Selong mendorong agar semua pihak mengedepankan jalur diplomasi serta menahan diri dari tindakan yang dapat memperpanjang konflik. Dialog langkah-langkah yang dinilai penting untuk menciptakan penyelesaian yang damai dan menghormati pelestarian di setiap negara.
Melalui pernyataan tersebut, HMI Cabang Selong berharap ketegangan yang terjadi dapat segera mereda dan digantikan dengan upaya penyelesaian secara konflik damai. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah demi terciptanya perdamaian global yang lebih luas.
![]()


