Local

Jembatan Desa Semoyang Tak Layak, Akses Warga Terganggu dan Minim Perhatian

1 Mins read

Nahwa Media-Jembatan Desa Semoyang menjadi salah satu akses penting bagi warga Dusun Bulang dan Dusun Penyosok dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Meski tidak besar dan berada di aliran air yang relatif dangkal, kondisi jembatan yang seadanya tetap menimbulkan kendala bagi masyarakat.

Lombok Tengah, (31/032026)Jembatan penghubung antar dusun di Desa Semoyang tersebut terlihat sederhana, tersusun dari kayu dan batang pohon tanpa konstruksi permanen yang memadai. Beberapa bagian tampak tidak rata dan kurang kokoh, sehingga menyulitkan warga saat melintas, terutama ketika membawa barang atau hasil pertanian.

Bagi masyarakat setempat, Jembatan Desa Semoyang bukan hanya sekadar penghubung, tetapi juga bagian dari aktivitas ekonomi dan mobilitas harian. Saat kondisi cuaca kurang baik, seperti hujan, permukaan jembatan menjadi licin dan semakin tidak nyaman untuk dilalui.

“Kalau bawa hasil panen atau pas hujan, agak susah lewatnya,” ujar salah seorang warga.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun terlihat sederhana, keberadaan Jembatan Desa Semoyang tetap membutuhkan perhatian. Akses yang layak dan aman merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Minimnya perbaikan hingga saat ini menimbulkan harapan dari warga agar pihak terkait dapat memberikan perhatian lebih terhadap infrastruktur kecil namun penting seperti ini. Perbaikan sederhana dinilai sudah cukup untuk meningkatkan kenyamanan dan kelancaran aktivitas warga.

Jembatan Desa Semoyang mungkin tidak besar, namun perannya tetap berarti. Bagi masyarakat, perhatian terhadap hal-hal kecil seperti ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembangunan yang merata dan dirasakan langsung.

Baca juga: Demonstrasi Anti Trump Membludak, Jutaan Massa Turun ke Jalan di AS dan Eropa

Related posts
LocalSosial

KKN UNW Mataram Gelar Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Bencana di Desa Tetebatu bersama BPBD Lombok Timur untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

1 Mins read
LOMBOK TIMUR — KKN UNW Mataram Gelar Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Bencana di Aula Kantor Desa Tetebatu, Selasa (8/9/2026). Kegiatan yang dilaksanakan…
InternasionalKebangsaanLocal

Prakongres Internasional I Bahasa Sasak Digelar, Dorong Bahasa Daerah Jadi Pemersatu Suku

1 Mins read
MATARAM — Bahasa Sasak menjadi fokus dalam Prakongres Internasional I Bahasa Sasak yang digelar Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Majelis…
LocalSosial

Sosialisasi Budidaya Magot BSF, KKN UNW Mataram Dorong Pengelolaan Sampah Organik di Desa Aik Bukaq

1 Mins read
LOMBOK TENGAH — Budidaya magot Black Soldier Fly (BSF) menjadi salah satu alternatif yang diperkenalkan kepada masyarakat Desa Aik Bukaq untuk mengelola…
Berlangganan dengan kami NAHWA MEDIA

Dapatkan Informasi Ter Update Bila Anda Belangganan Dengan Kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *